“Sebenarnya sah-sah saja, tapi ini bisa mendegradasi moril pemain dan pelatih yang sedang berusaha, juga mendegradasi Iwan Bule di mata penggemar,” lanjutnya.
“Mungkin Iwan Bule tidak menginginkan demikian, tapi perlu ditertibkan orang -orang di sekitar beliau yang membuat klaim demikian,” ungkap Effendi.
“Mungkin saja bukan Ketum Iwan Bule, tapi ada orang-orang di sekitar Ketum yang ingin mencari ‘poin’ atau simpati Iwan Bule demi kontestasi politik ke depan,” pungkasnya.
(Andika Pratama)