SEBANYAK 6 fakta menarik Shayne Pattynama yang belum banyak orang tahu akan diulas pada artikel ini. Ya, Shayne Pattynama merupakan satu dari tiga pemain yang diprospek sebagai pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Pemain keturunan Belanda itu pun tinggal selangkah lagi akan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Dengan begitu, ia bisa membela Timnas Indonesia berlaga di ajang Kualifikasi Piala Asia 2023 pada Juni 2022 mendatang.
Namun, sebelum jauh membela Timnas Indonesia, tim Okezone akan mengulas fakta menarik tentang Shayne Pattynama. Berikut ini 6 fakta menarik Shayne Pattynama yang belum banyak orang tahu:
6. Bermain Selama 2.000 Menit di FC Utrecht
Sebelum melancong ke Norwegia, Shayne Pattynama banyak menghabiskan karier di Belanda. Salah satu klub yang pernah ia bela adalah FC Utrecht. Namun, tim yang ia bela bukan tim senior, melainkan U-19 dan U-21.
Bersama FC Utrecht U-19 dan U-21, Shayne Pattynama pernah mencicipi berlaga di Divisi Tiga Liga Belanda. Di FC Utrecht itu, ia kerap dipercaya sebagai pemain utama. Hal itu terbukti dari menit bermainnya yang menyentuh angka 2.000 menit, dalam periode 2017-2019.
5. Bermain di Piala Belanda
Karier Shayne Pattynama di Belanda mulai mencuat ke publik, setelah SC Telstar memboyongnya dari FC Utrecht pada Juli 2019. Ketika itu, ia bermain di Divisi Kedua Liga Belanda.
Ia sempat mencicipi berlaga di Piala Belanda bersama SC Telstar. Dilansir dari Transfermrkt, ia bermain di Piala Belanda sebanyak tiga kali, dalam periode 2019-2021. Sayangnya, Shayne Pattynama belum berkesempatan mencetak gol atau menghasilkan assist di Piala Belanda.
4. Membela Viking FK
Menghabiskan karier selama 14 tahun di Belanda, Shayne Pattynama akhirnya hijrah ke luar Belanda. Masih di benua Eropa, ia mulai membela Viking FK per April 2021.
Saat ini di Liga Norwegia 2022, Shayne Pattynama mampu membawa Viking FK bercokol di peringkat kedua klasemen Divisi Pertama Liga Norwegia. Seandainya bisa mempertahankan posisi tersebut, bukan tak mungkin ia bakal bermain di Liga Konferensi Eropa musim depan.
Sebab, di Divisi Pertama Liga Norwegia, klub yang finis di urutan kedua dan ketiga akan melakoni Kualifikasi Liga Konferensi Eropa. Sementara itu, tim yang ada di urutan pertama bakal ikut Kualifikasi Liga Champions.