Rodgers menilai satu-satunya hal yang membuat Leicester terhambat adalah ketajaman serangan. Hal itu terlihat dari hanya ada dua on-target dari 13 peluang yang didapat.
“Kami bermain di babak semifinal dan ingin memulainya dengan baik. Kami harus dengan tempo dan intensitas di dalam laga. Satu-satunya yang kurang adalah minimnya kualitas di lini serang,” ujarnya.
Dengan begitu, hasil semifinal akan ditentukan pada leg II di markas Roma, Stadio Olimpico. Meski begitu, Rodgers yakin dapat meraih kemenangan di leg kedua.
“Kami sudah melewati beberapa pertandingan melawan tim hebat. Kami dapat bermain dengan baik, dan hal itu memberikan kami keyakinan dalam menghadapi leg kedua,” tutur Rodgers.
(Djanti Virantika)