Kaiser berhasil memikat klub dengan modal ketenaran, wajah tampan, dan fisik yang bak pesepakbola. Sayangnya, ketika pertandingan tiba, pemain yang berposisi sebagai striker ini mencoba menipu sang pelatih. Dia akan bersandiwara mengeluh sakit dan cedera saat diminta bermain.
Meski begitu, dia bisa berkarier cukup lama menjadi pesepakbola, yakni mulai 1979-1992. Bahkan, dia berpindah-pindah tim, yang tak jarang membela klub tersohor, seperti Palmeiras, Flamengo, Bangu, Botafogo, dan Vasco Da Gama.
Modus penipuannya bisa berjalan langgeng karena dia membuat perjanjian dengan klub yang dibelanya dengan meneken kontrak pendek. Hal ini dilakukan agar tidak ketahuan bahwa dirinya sebenarnya tak bisa bermain bola. Dalam sebuah wawancara, Kaiser pun membeberkan penyebabnya melakukan hal itu.
“Saya selalu ingin berada di sekitar pemain sepakbola. (Soal tak pernah bermain) saya sebenarnya hanya malas bermain saja,” ucap Kaiser dalam video dokumenter tentangnya itu.
(Djanti Virantika)