TEHERAN – Isu Timnas Iran dicoret dari Piala Dunia 2022 berembus kencang belakangan ini. Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) pun mendapat dukungan untuk segera melakukan pencoretan itu.
Dukungan itu disampaikan oleh Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Iran dan Lembaga Penegakan HAM, Human Rights Watch (HRW). Mereka kompak menyerukan agar FIFA segera mendiskualifikasi Iran dari Piala Dunia 2022 karena melarang wanita datang ke stadion.
Seabagaimana diketahui, Iran diisukan agar dicoret dari keikutsertaan Piala Dunia 2022. Pasalnya, FIFA pada 2019 pernah memperingatkan pemerintah Iran agar mencabut larangan wanita masuk stadion tersebut.
Alhasil, rumor pencoretan Iran dari Piala Dunia 2022 pun merebak usai kejadian pelarangan wanita memasuki stadion pada 29 Maret 2022. Saat itu, Iran berhasil menekuk Lebanon dengan skor 2-0 dan memastikan diri lolos ke Qatar.
BACA JUGA: 5 Negara Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2022, Nomor 1 Baru Naik ke Peringkat 1 FIFA!
Padahal, banyak wanita yang sudah membeli tiket pertandingan. Namun, mereka malah disemprot dengan cairan merica dan dilarang memasuki stadion.
BACA JUGA: Aljazair Minta ke FIFA Laga Lawan Kamerun Diulang, Drawing Piala Dunia 2022 Resmi Ditunda?
Rumor pencoretan Iran pun lantas didukung oleh para aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) di Iran. Salah satu aktivis, Masih Alinejad menyerukan agar FIFA mencoret Iran dari daftar peserta Piala Dunia 2022 agar pemerintah mau mencabut aturan tersebut.
“Saya menyerukan FIFA agar segera melarang Republik Islam kami (ikut Piala Dunia 2022) karena kami, para wanita Iran dilarang memasuki stadion selama 42 tahun,” kata Alinejad kepada Daily Mail dikutip dari Iran International, Jumat (1/4/2022).