MEDIA Malaysia, semuanyabola, mengamuk setelah Timnas Malaysia U-23 rontok di Piala AFF U-23 2022. Bahkan efek kehebatan Timnas Indonesia sampai mereka singgung dalam artikel yang mereka bahas.
Semuanyabola mengkritik habis Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) yang dinilai lambat mengantisipasi merosotnya performa skuad Harimau Malaya. Medio Desember 2021, Timnas Malaysia ambil bagian di Piala AFF 2020.
(Media Malaysia kritik habis FAM)
Tergabung di Grup B bersama Vietnam, Indonesia, Kamboja dan Laos, Malaysia awalnya optimistis melaju ke semifinal Piala AFF 2020. Namun, mereka gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2020 karena dihajar Vietnam 0-3 dan dipermalukan Indonesia 1-4.
Kelar turnamen, FAM membentuk badan investigasi independen. Maksud dari pembentukan tim ini adalah mencari penyebab mengapa Malaysia bisa hancur lebur di Piala AFF 2020, termasuk dihajar Timnas Indonesia.
Namun, dua bulan tim ini dibentuk, belum ada dampak signifikan kepada performa Timnas Malaysia, baik itu senior maupun junior. Tentu harapannya pembentukan badan ini dapat memberikan dampak kepada Timnas Malaysia U-23 yang berjuang di Piala AFF U-23 2022 pada 14-26 Februari 2022.
Namun, jauh panggang dari api. Timnas Malaysia U-23 dihajar salah satu tim lemah di Asia Tenggara, Laos. Awalnya ketika Indonesia dan Myanmar memutuskan mundur dari Piala AFF U-23 2022 karena badai Covid-19, Malaysia dijagokan menjadi juara.