LONDON – Eks pemain Chelsea, Didier Drogba, mengomentari kinerja Romelu Lukaku di Stamford Bridge. Masih harus berjuang untuk menunjukan kemampuan terbaiknya di Chelsea, Drogba memberi wejangan kepada Lukaku dengan memintanya untuk lebih bersabar.
Lukaku memutuskan untuk kembali ke Chelsea dari Inter Milan pada awal musim lalu. Meski mampu menunjukkan awal yang baik, Lukaku justru tak bisa mempertahankan konsistensinya dan sering absen untuk mencetak gol untuk Chelsea.
Pada musim lalu, Lukaku mampu mencetak 24 gol dari 36 pertandingan bersama Inter Milan di Liga Italia. Namun musim ini, pemain berusia 28 tahun itu baru sanggup mencetak 10 gol dari 27 pertandingan dari semua kompetisi bersama Chelsea.
BACA JUGA: Berkat Sentuhan Magis Cesar Azpilicueta, Kai Havertz Antar Chelsea Juara Piala Dunia Klub 2021
Bahkan, Lukaku sempat mengatakan bahwa dirinya merasa tidak begitu senang berad di Chelsea, di bawah asuhan sang pelatih, Thomas Tuchel. Hal tersebut pun sempat menimbulkan pertanyaan para penggemar dengan keseriusan Lukaku bersama The Blues.
BACA JUGA: 5 Pesepakbola Bintang yang Tampil Buruk Awal 2022, Nomor 1 Sampai Ngambek ke Ralf Rangnick
Drogba pun mengakui bahwa dirinya sering menjalin komunikasi dengan Lukaku hingga saat ini. Pria asal Pantai Gading itu merasa Lukaku telah berusaha untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Kami sering berhubungan. Saya tidak akan berbicara dengan Romelu setiap hari dengan jelas, tetapi dia tahu apa yang harus dia lakukan,” ungkap Drogba, dilansir dari Sportskeeda, Senin (14/2/2022).
“Dia memutuskan untuk kembali ke Chelsea, untuk menempatkan dirinya di bawah sedikit tekanan. Tapi, dia ada di sana dan mengantarkan," imbuhnya.
Drogba merasa Lukaku mengerti cara agar mengeluarkan kemampuan terbaiknya bersama Chelsea. Drogba pun menyarankan Lukaku untuk terus bersabar dengan segala masukan yang diberikan.
“Saya tidak perlu mengatakan, (bahwa Lukaku bisa melakukan apa yang dia lakukan, pulih dari masalah yang sama untuk kemudian menjadi legenda Chelsea) karena saya pikir dia melihat itu,” tambahnya.
“Anda harus bersabar. Sebagai pemain besar, Anda harus menerima semua kritik. Anda harus pulang dan memikirkan bagaimana Anda bisa meningkatkan permainan Anda dan bagaimana Anda bisa membawa sesuatu yang lain ke dalam tim," tutupnya.
(Djanti Virantika)