Egy pun mengatakan bahwa dukungan dan doa dari keluarga sangat membantunya pada proses adaptasi. Selain itu, pengalaman Egy yang sudah merantau sejak kecil juga sangat membantu proses adaptasinya.
“Saya pikir, keadaan saya bersama keluarga baik-baik saja, (homesick) bukan menjadi masalah, saya sudah jauh dari keluarga sejak berusia 13 atau 14 tahun,” terangnya.
“Mereka berpesan kepada saya untuk tidak melupakan beribadah. Saya selalu menghubungi mereka dan kadang-kadang mereka memberi saya motivasi jadi itu tidak masalah,” ungkapnya.
Menurut Egy, dukungan dan doa dari keluarga di Indonesia membuat dirinya terus berkembang. Egy pun sangat termotivasi karena derasnya dukungan dari keluarganya.
“Mereka hanya bilang, ‘wujudkan mimpimu, kami mendoakanmu dan kami harap mimpmu terwujud,” tambahnya.
Kini Egy pun fokus membantu FK Senica agar bisa semakin bersinar di Liga Slovakia. Dengan kontrak yang baru saja ditandatangni hingga musim panas 2023, Egy memiliki rencana ke depan yang jauh lebih matang.
(Rivan Nasri Rachman)