Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, pun mengungkapkan hal yang sama. Ceferin mengatakan lebih sering digelarnya Piala Dunia tak menjamin turnamen akan berjalan lebih seru.
(Presiden UEFA, Aleksander Ceferin)
“Lebih banyak tidak selalu lebih baik. FIFA sedang melakukan studi kelayakan untuk mengadakan Piala Dunia setiap dua tahun. Menyelenggarakannya setiap dua tahun sekali justru melemahkan Piala Dunia itu sendiri,” kata Ceferin.
Melihat sederet protes di atas, apakah FIFA masih ingin melanjutkan rencana merea? Menarik untuk dinantikan.
(Ramdani Bur)