ST PETERSBURG – Timnas Swiss tak bisa melanjutkan langkahnya di Piala Eropa 2020 setelah kalah dari Spanyol dalam perempatfinal di Stadion Krestovsky, Rusia, pada Jumat, 2 Juli 2021 malam WIB. Pelatih Vladimir Petkovic, menilai anak asuhnya bermain gemilang, dan mereka pulang dengan kepala tegak.
Spanyol memimpin lebih dahulu pada menit kedelapan ketika tendangan Jordi Alba dibelokkan Daniel Zakaria dan menjadi gol bunuh diri. Namun Swiss berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-68 lewat Xherdan Shaqiri membuat skor menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.
Pada babak tambahan, Spanyol terus menggemmpur Swiss yang bermain dengan 10 pemain sejak menit 77. Gelandang Remo Freuler diusir dari lapangan setelah melakukan pelanggaran keras. Meski begitu, laga tetap berjalan sama kuat dan berlanjut ke adu penalti.
Baca juga: Spanyol ke Semifinal Piala Eropa 2020, Luis Enrique: Konyol jika Kami Sudah Puas
Tiga dari empat penendang penalti Swiss tak berhasil menceploskan bola. Sedangkan tiga dari lima penendang Spanyol berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Baca juga: Spanyol Singkirkan Swiss di Piala Eropa 2020, Unai Simon Puji Yann Sommer
Meski tak berhasil masuk empat besar, Petkovic tetap bangga dengan anak asuhnya. Dia menyebut para pemain Swiss adalah pahlawan.
"Selamat untuk Spanyol. Mereka mencoba segalanya dan pada akhirnya menang lewat adu penalti. Saya sangat bangga dengan tim saya, dan semua pemain," kata dia mengutip laman UEFA, Sabtu (3/7/2021).
"Para pemain saya adalah pahlawan malam itu. Kami pantas lolos ke semifinal. Perasaan saya campur aduk. Saya memiliki kebanggaan, kita semua sangat bangga. Kami pulang dengan kepala tegak.”
“Di sisi lain, kami sangat dekat dengan semifinal, dan itu tidak sering terjadi. Saya memiliki lebih banyak perasaan positif daripada perasaan negatif."
"Saya orang yang positif. Kami harus pulang mengambil hal-hal positif," pungkasnya.
Saksikan siaran langsun pertandingan UEFA EURO 2020 di iNews TV
(Rachmat Fahzry)