"Saya pernah bicara dalam satu wawancara lainnya bahwa saya tinggal mengirim satu lagi surat ke FIFA untuk mengubah asosiasi saya," ucapnya.
"Ini bukan hanya tentang saya, tapi PSSI. Saya tetap menanti PSSI karena saya sangat ingin bermain untuk tim nasional tentunya," tutur eks pemain PSM Makassar tersebut.
Disinggung negara mana yang paling ingin dihadapi, jebolan Akademi Ajax Amsterdam itu menyebutnya tak penting. Sebab, yang jauh lebih penting adalah bisa bermain untuk timnas.
Jika kelak bisa bermain, dia berjanji bakal mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya. Dia ingin membawa timnas meraih kemenangan dan mendapatkan trofi.
"Saya rasa tidak penting siapa yang ingin dihadapi, saya hanya ingin bermain untuk tim nasional dan itu yang paling penting. Bermain melawan Jepang atau Singapura juga itu akan selalu menyenangkan," tandas Ezra.
(Rachmat Fahzry)