Kilas Balik Piala Eropa 1976: Ceko Runtuhkan Jerman Barat

Djanti Virantika, Jurnalis
Jum'at 28 Mei 2021 17:37 WIB
Piala Eropa 1976. (Foto: The Cult of Calcio)
Share :

SEMARAK penyelenggaraan Piala Eropa 2020 mulai terasa jelang bergulirnya turnamen sepakbola bergengsi tersebut pada 11 Juni 2021. Sebelum memasuki ajang Piala Eropa 2020, ada baiknya menilik kompetisi edisi-edisi sebelumnya. Kali ini, mari menilik bersama perhelatan Piala Eropa pada 1976.

Piala Eropa 1976 sendiri diketahui merupakan kompetisi edisi kelima. Turnamen ini digelar di Yugoslavia. Ada dua stadion yang digunakan untuk menggelar pertandingan-pertandingan seru di Piala Eropa 1976, yakni Stadion Crvena Zvezda di Belgrade dan Stadion Maksimir di Zagreb.

Seperti edisi-edisi sebelumnya, turnamen ini masih menerapkan format empat besar. Jadi, ada empat tim yang tampil di putaran final yang berlangsung pada 16 hingga 20 Juni 1976.

Ini juga menjadi turnamen terakhir Piala Eropa yang menggunakan format empat besar. Sebab, di Piala Eropa edisi berikutnya yang berlangsung pada 1980, ada perubahan format yang menghadirkan delapan negara peserta di putaran final.

Dalam gelaran Piala Eropa 1976, empat tim yang lolos ke putaran final ialah Ceko, Jerman Barat, Belanda, dan tuan rumah, Yugoslavia. Pertandingan demi pertandingan di babak ini pun berlangsung sangat seru dan menarik hingga tak jarang laga harus digelar dengan babak perpanjangan waktu.

BACA JUGA: Kilas Balik Piala Eropa 1980: Tampil Dominan, Jerman Barat Tak Terkalahkan

Setelah melewati persaingan yang ketat, Ceko pun akhirnya ditetapkan sebagai juara. Kepastian ini didapat Ceko usai mengalahkan Jerman Barat di partai final melalui adu penalti.

BACA JUGA: Skuad Timnas Inggris untuk Piala Eropa 2020 Diumumkan Usai Final Liga Champions

Ya, laga final memang berlangsung sangat sengit. Ceko sudah menunjukkan ketangguhannya sejak awal laga dengan meninggalkan Jerman Barat 2-0. Skor ini sudah dicatatkan Antonin Panenka dan kawan-kawan sejak 25 menit awal laga.

Sayangnya, di pertengahan babak pertama, keunggulan mereka perlahan mulai dikejar Jerman Barat. Lewat aksi Dieter Muller, Jerman Barat memangkas jaraknya menjadi 1-2 di menit ke-28.

Petaka pun datang kepada Ceko jelang akhir babak kedua. Alih-alih mengakhiri laga di waktu normal pertandingan, Ceko kembali kebobolan untuk kedua kalinya dari Jerman Barat. Ialah Bernd Holzenbein yang membuat Jerman Barat menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Penentuan juara pun akhirnya harus dilakukan lewat melalui drama adu penalti. Hasilnya, Ceko memastikan kemenangan usai lima pemainnya yang ditunjuk sebagai algojo penalti berhasil bekerja dengan baik. Sementara Jerman Barat, mereka hanya bisa mencetak tiga gol.

Ceko akhirnya memastikan mengangkat trofi juara di hadapan 30 ribu lebih penonton yang memadati Stadion Red Star kala itu. Sementara itu, posisi ketiga di Piala Eropa 1976 diisi oleh Belanda usai mengalahkan tuan rumah Yugoslavia dengan skor 3-2.

Sebelum mengalahkan Jerman Barat di partai final, Ceko juga tampil tangguh saat menghadapi lawan lainnya di putaran final ini. Berhadapan dengan Belanda, Ceko mampu menang besar dengan skor 3-1.

Tak ayal, tim ini langsung dipuja-puja karena pencapaian luar biasanya di Piala Eropa 1976. Apalagi, Ceko merebut gelar juara tersebut dengan mengalahkan Jerman Barat yang statusnya menjadi juara bertahan kala itu.

Final Piala Eropa 1976 juga disebut sebagai yang terbaik sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Eropa kala itu. Sebab, ada kerja keras dan juga semangat pantang menyerah dari kedua belah tim yang terus ditunjukkan sepanjang laga.

Meski Ceko tampil begitu menawan, pemainnya gagal menyabet status top skor di Piala Eropa 1976. Status ini disabet oleh penggawa Jerman Barat, yakni Dieter Muller usai mencatatkan empat gol di sepanjang perhelatan kompetisi.

Meski tak merebut status top skor, salah satu pemain Ceko, yakni Panenka, turut mendapat perhatian besar dari publik. Sebab, dia ditunjuk sebagai eksekutor terakhir dalam babak adu penalti. Kinerjanya yang luar biasa serta ketenangannya dalam menjalani peran tersebut membuat kagum banyak pihak.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya