BRIGHTON – Pep Guardiola terlihat marah-marah setelah Manchester City dikalahkan Brighton and Hove Albion pada pekan ke-37 Liga Inggris 2020-2021. Berlaga di Stadion Falmer, The Citizens sempat unggul lebih dulu, namun tuan rumah berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2, Senin (19/5/2021) dini hari WIB.
Man City unggul cepat saat laga baru bejalan dua menit melalui sundulan Ilkay Gundugon. Sayangnya, Cancelo harus keluar lebih cepat pada menit ke-9 saat melanggar Danny Welbeck ketika timnya sedang berusaha melakukan serangan balik.
Meski unggul jumlah pemain, Man City justru menambah keunggulan melalui sepakan Phil Foden, usai tiga menit turun minum.
Baca juga: Chelsea vs Leicester, Aksi Thiago Silva Ngamuk ke Daniel Amartey Jadi Sorotan
Brighton akhirnya bisa berhasil memangkas ketertinggalan melalui sontekan Leandro Trossard. Adam Webster kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-7.2
Baca juga: Pogba dan Diallo Bentangkan Bendera Palestina di Old Trafford, Begini Reaksi Solskjaer
Brighton berhasil berbalik unggul setelah Dan Burn berhasil menundukkan kiper Ederosn Morales. Gol ketiga tersebut disambut suka cita oleh sang pelatih Graham Potter, yang ternyata memicu kehebohan selepas laga.
Pep Guardiola dan beberapa staf Man City terekam kamera mencomooh pelatih tim tuan rumah. Potter saat konferensi pers menjelaskan bahwa dia tidak bermaksud menyinggung dengan perayaannya.
“Dia kecewa dengan saya,” kata Potter mengutip BBC Sport ketika ditanya apa yang memicu konfrontasi tersebut.
“Saya sangat emosional dengan perayaan gol pertama kami. Itu tidak baik. Saya minta maaf. Itu hanya emosi.”
“Gol pertama saya agak emosional, saya minta maaf. Itu tidak dimaksudkan dengan niat apa pun, itu adalah respons emosional dan tidak bagus. Saya minta maaf, tidak ada maksud untuk menyinggung tetapi saya akui itu bukan momen yang menyenangkan,” tambahnya.
Sementara Guardiola agak kurang terbuka dengan perselisihan dengan Potter.
“Apa yang saya katakan kepadanya bersifat pribadi. Tidak di sini,” ujar dia.
(Rachmat Fahzry)