EINDHOVEN – Striker Tim Nasional (Timnas) Israel, Eran Zahavi mengubah bendera Palestina dengan bendera negaranya saat pemain Leicester City merayakan kemenangan Piala FA 2020-2021. Pemain PSV Eindhoven tersebut mengedit foto lalu mengunggah ulang gambar ke akun Instagram-nya.
Leicester meraih gelar juara Piala FA setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di Stadion Wembley pada Sabtu, 15 Mei silam. Setelah laga, dua pemain Leicester, Hamza Choudhury dan Wesley Fofana mengibarkan bendera Palestina dan mengaraknya ke hadapan para suporter mereka.
Choudhury dan Fofana melakukan pengibaran bendera sebagai aksi solidaritas terhadap Palestina yang terus digempur oleh Israel. Foto keduanya kemudian menyebar luar lintas platform.
Namun, foto berbeda ditampilkan Eran Zahavi. Dalam foto yang diunggahnya ke Instagram stories-nya, bendera Palestina telah diedit menjadi bendera Israel. Dia pun menambahkan tulisan, "Terima kasih atas dukungan Anda".
Zahavi menghapus postingan tersebut dari akun Instagram-nya @eranzahavi. Hanya saja, foto tersebut sudah dilihat oleh warganet dan dibagikan ulang di media sosial.
Zahavi merupakan pemain Timnas Israel. Dia telah mencetak 25 gol dalam 66 penampilan saat membela negaranya.
Pemain berusia 33 tahun menimba ilmu di akademi Hapoel Tel Aviv. Dia pernah bermain di Italia dengan membela Palermo, lalu berseragam klub China, GZ City.
Zahavi kemudian bergabung dengan PSV pada awal musim lalu. Dia sejauh ini telah mencetak 11 gol dan memberi 3 assist dalam 25 penampilannya.
Baru-baru ini, Zahavi mengalami kejadian yang membuat dia traumatis. Keluarganya mengalami perampokan di rumah mereka di Amsterdam pada Minggu lalu. Dua pria bersenjata masuk ke rumah dan mengancam istri dan ketiga anaknya.
Zahavi sendiri pada saat kejadian sedang berlatih bersama dengan PSV. Beruntung keluarganya tidak mengalami cedera, dan hanya beberapa harta bendanya yang dicuri.
(Rachmat Fahzry)