Sebab, sepanjang Okteber 2000 hingga Oktober 2001, ia berhasil memenangkan enam dari delapan balapan bergengsi. Berkat prestasinya tersebut, kuda berusia 23 tahun itu telah menghasilkan banyak uang.
Meski telah pensiun, tetapi sosok Galileo tidak bisa dilupakan. Bahkan untuk mendapatkan harga tersebut, banyak orang yang memiliki minat terhadapnya masih mengurungkan niat.
Alhasil banyak para peternak yang mencoba mengawinkan kudanya dengan Galileo. Tentu saja, mereka berharap bisa mendapatkan bibit unggul dari keterunan Galielo. Untuk melakukan itu, setiap peternak dikenakan biaya 673 ribu euro atau sekira Rp11,2 miliar.
Sementara itu, sudah lebih dari 300 keturunan Galileo yang tampil di arena pacuan kuda. Sebanyak 89 diantaranya telah memenangkan perlombaan.
(Rachmat Fahzry)