"Karena bus tim Brasil sudah penuh, saya tidak bisa ikut dengan mereka, jadi mereka memasukkan saya ke bus Argentina. Ada dua orang yang disorot di sana, karena mereka duduk di kursi pertama, mereka adalah Alejandro Mancuso dan Maradona,” lanjutnya.
"Jadi, saya ditempatkan di samping mereka dan mereka memperlakukan saya dengan sangat baik. Begitu baik, ketika kami tiba di stadion, mereka membawa saya ke ruang ganti Argentina dan ke lapangan. Saya bahkan berfoto dengan Maradona, sejak saya masih kecil,” tutur Neymar.
“Dia memanggill saya untuk berfoto. Saya tidak akan pernah melupakan sikapnya. Di lapangan, dia adalah ikon bagi semua orang. Saya selalu menghormatinya sebagai atlet dan sebagai pesepakbola. Saya tidak akan pernah melupakan momen itu,” jelasnya.
Momen ini jadi hal yang berharga untuk Neymar sehingga dirinya memastikan bakal selalu mengenangnya. Terlebih kini, ia takkan lagi bisa mengulang hal tersebut karena Maradona telah meninggal dunia pada 25 November 2020 karena serangan jantung.
(Ramdani Bur)