3. Wesley Sneijder
Wesley Sneijder dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik. Namun, tidak bagi Real Madrid.
Sneijder bermain gemilang bersama Ajax. Hal ini membuat Real Madrid mendatangkannya pada 2007. Akan tetapi, pemain asal Belanda hanya bertahan dua musim sebelum pindah ke Inter Milan pada 2009.
Sneijder segera menemukan posisinya di Inter dan memainkan peran kunci di bawah asuhan Jose Mourinho. Sneijder membantu Inter Milan memenangkan treble pada musim 2009-2010.
2. Arjen Robben
Arjen Robben, salah satu pemain sayap terbaik di eranya. Dia bergerak lincah melewati pemain, serta berani menggiring bola hingga masuk ke pertahanan lawan.
Robben awalnya bermain bersama PSV Eindhoven, sebelum pindah ke Chelsea pada 2004. Setelah bermain apik denga The Blues, dia hengkang menuju Real Madrid pada 2207.
Namun, Robben, seperti Sneijder, hanya bertahan dua musim di Madrid. Dia pindah menuju raksasa Jerman, Bayern Munich.
Di Bavaria, Robben mengesankan para pendukung Bayern. Bersama Franck Ribery, Robben menjadi dua pemain sayap paling ditakuti di Liga Jerman.