“Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini dan bersiap seperti akan menghadapi laga final. Untuk lawan, mungkin ini akan menjadi sebuah laga sekali seumur hidup,” lanjut pria berusia 54 tahun tersebut.
Mengenai kekuatan lawan, Stefano Pioli menyebut Bodo/Glimt memilki sayap-sayap yang mampu mengobrak-abrik pertahanan lawan. Selain itu, mereka sangat bagus dalam mengontrol jalannya pertandingan sehingga patut diwaspadai.
“Mereka memiliki sayap-sayap yang cepat dan sangat bagus dalam membuka serta mengontrol pertandingan. Mereka sedang menjalani tren positif,” tutup Stefano Pioli.
Pernyataan pelatih berkepala plontos itu bukan main-main. FK Bodo/Glimt tercatat sangat agresif dengan menceploskan 65 gol serta baru kemasukan 20 kali dari 18 pertandingan di liga. Sedangkan pada dua laga kualifikasi Piala Eropa, Ola Solbakken dan kawan-kawan menghajar Spyris Kaunas dengan skor 6-1 serta menang 3-1 atas Zalgiris.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)