LONDON – Legenda Manchester United, Gary Neville, mengaku heran dengan sikap mantan klubnya tersebut dengan kurang begitu agresif di bursa transfer musim panas 2020. Padahal menurut Neville, Man United sejatinya wajib merekrut beberapa pemain demi memperkuat skuad mereka di musim 2020-2021.
Sebagaimana diketahui, aktivitas Man United di jendela transfer musim panas 2020 memang tidak begitu agresif. Ya, Man United sejauh ini baru mengamankan satu pemain saja pada diri Donny van de Beek yang mereka rekrut dari Ajax Amsterdam.
Man United pun kalah dibandingan dua pesaing mereka di Liga Inggris, yakni Manchester City dan Chelsea. Ya, baik Man City atau pun Chelsea memang melakukan sejumlah pendatangan yang menjanjikan di bursa transfer musim panas ini.
Ya, Man City sejauh ini sudah mendapatkan dua pemain baru ke dalam skuad mereka pada diri Ferran Torres dan Nathan Ake. Man City juga kabarnya hanya tinggal selangkah lagi untuk bisa mengamankan jasa bek andalan Napoli, yaitu Kalidou Koulibaly.
Baca Juga: Ingin Lanjutkan Dominasi di Liga Inggris, Liverpool Disarankan Jejaki Man United
Sementara Chelsea, mereka menjadi klub yang benar-benar melakukan kegiatan transfer paling besar di Liga Inggris sejauh ini. Ya, Chelsea telah menghabiskan dana sebesar 230 juta euro atau sekira Rp4 triliun untuk mendaratkan enam pemain anyar ke Stamford Bridge Stadium pada musim panas ini.
Keenam pemain baru tersebut di antaranya adalah Hakim Ziyech, Timo Werner, Ben Chilwell, Malang Sarr, Thiago Silva, dan teranyar Kai Havertz. Chelsea sendiri kabarnya masih akan mengincar satu nama lagi pada posisi penjaga gawang di bursa transfer musim panas 2020.
Maka dari itu, Neville pun mengaku sedikit kecewa dengan kebijakan yang diterapkan oleh manajemen Man United di bursa transfer musim panas 2020. Padahal, Neville sendiri percaya bahwa Man United sebenarnya harus bisa mendapatkan beberapa nama baru demi memperkuat skuad mereka.
“Seperti yang lain, mereka (Man United) sempat berhenti tiga bulan karena virus corona, jadi saya kira itu tidak seharusnya jadi masalah kalau mereka tidak punya sumber daya atau waktu untuk menuntaskannya,” jelas Neville, seperti disadur dari Talksport, Rabu (9/9/2020).
Baca Juga: Man United Diminta Sudahi Perburuan Jadon Sancho
“Chelsea menyelesaikan bisnisnya, City membereskan tiga atau empat transfer. Saya kira masalahnya bukan waktu. Man United ini setiap kali mengejar pemain dalam empat, lima, enam tahun rasanya seperti mereka agak putus asa,” lanjutnya.
“Mereka pikir mereka bisa bertahan, tapi pada akhirnya mereka selalu membayar (harga transfer yang diminta). Itulah kadang saya kira Anda bisa memegang kendali, beri batas waktu, dan bilang 'kami mundur dari transaksi ini',” tuntas pria berusia 45 tahun tersebut.
(Ramdani Bur)