"Saya tidak mencoba membujuknya untuk tetap tinggal saat itu. Itu tentu saja muncul secara mendadak. Tidak ada yang menyangka itu terjadi begitu cepat, tapi kami sangat bahagia untuknya. Sekarang, kami harus melanjutkan,” ujar Van Dijk, sebagaimana dikutip dari Goal, Selasa (1/9/2020).
Koeman sendiri bukanlah orang baru di tubuh Barcelona. Pelatih berambut pirang itu sempat membela Barcelona selama enam musim, yakni dari kurun waktu 1989-1995. Dalam kurun tersebut, Koeman menghadirkan 10 trofi, dan salah satunya merupakan gelar Liga Champions.
Bahkan, gol kemenangan 1-0 Barcelona atas Sampdoria di final Liga Champions 1991-1992 dilesakkan Koeman. Saat itu, tembakan Koeman dari luar kotak penalti gagal diamankan kiper Sampdoria, Gianluca Pagliuca.
Untuk karier sebagai pelatih, Koeman pernah menjalani tugas di Ajax Amsterdam, Valencia, PSV, Valencia, AZ Alkmaar, Everton, hingga Timnas Belanda. Sejauh ini, prestasi tertinggi Koeman sebagai pelatih adalah membawa Ajax dua kali juara Liga Belanda, serta PSV satu kali menjadi kampiun ajang yang sama. Sementara bareng Timnas Belanda, Koeman membawa Der Oranje finis runner-up di UEFA Nations League 2018-2019, serta lolos ke Piala Eropa 2020.
(Ramdani Bur)