KOLN – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, tidak risau dengan mepetnya waktu istirahat Bruno Fernandes dan kawan-kawan jelang musim 2020-2021. Pria asal Norwegia itu bahkan tidak mau mengeluh jadwal padat yang sudah dirancang oleh pihak berwenang.
Sebagaimana diketahui, Man United masih memiliki agenda di Liga Eropa 2019-2020. Setan Merah harus berlaga setidaknya hingga Senin (17/8/2020) Agustus dini hari WIB untuk meladeni Sevilla pada Semifinal Liga Eropa.
Andai lolos hingga partai final, Man United masih harus berlaga hingga Sabtu 22 Agustus 2020 dini hari WIB. Menghitung dari 22 Agustus hingga musim baru nanti pada 12 September 2020, Iblis Merah hanya memiliki waktu libu sekira 14 hari saja.
Baca juga: Sevilla vs Man United, Ajang Pembuktian Penggawa Setan Merah
Mepetnya waktu libur itu tentu tidak ideal untuk mempersiapkan musim baru. Man United tidak punya pilihan karena musim 2019-2020 mundur jauh akibat pandemi Covid-19. Ole Gunnar Solskjaer sendiri tetap optimis anak asuhnya punya jatah libur yang cukup untuk bersiap.
“Tidak ada gunanya mengkhawatirkan hal tersebut (kebugaran pemain). Otoritas Liga Inggris akan memberikan kami waktu istirahat yang cukup. Jika dihitung dari hari ini, kita masih ada 30 hari hingga start. Itu berarti, saya bisa memberi mereka waktu libur dua pekan,” ucap Ole Gunnar Solskjaer, dilansir dari laman resmi Man United, Senin (17/8/2020).
“Mereka mungkin tidak bisa pergi ke tempat yang diinginkan. Namun, kami bisa bersiap selama dua minggu itu untuk laga perdana. Memang begini lah keadaannya dan saya tidak melihat alasan untuk mengeluh,” imbuh pria berusia 47 tahun tersebut.
Sebetulnya, Final Eight Liga Eropa 2019-2020 bisa dimanfaatkan oleh Man United untuk persiapan menyambut musim baru. Ole Gunnar Solskjaer hanya akan berusaha sepintar mungkin mengatur kebugaran anak asuhnya agar tidak kelelahan saat musim baru.
“Kami menganggap turnamen ini seperti pramusim karena tidak ada jeda lama sampai musim baru. Kami hanya harus lebih pintar untuk mengatur kapan pemain tertentu diistirahatkan, bagaimana kami berlatih, kapan kami bermain,” tutup pria berjuluk The Baby Faced Assassin kala masih aktif bermain itu.
Liga Eropa 2019-2020 sendiri menjadi kesempatan terakhir Man United untuk merebut trofi. Mereka hanya tinggal dua langkah lagi menapaki babak final. Hanya saja, mereka akan menghadapi Sevilla yang punya rekor apik di kompetisi tersebut.
Los Nervionenses tidak pernah menderita kekalahan pada babak Semifinal Liga Eropa dalam lima kesempatan! Mereka bahkan selalu lolos ke final dan menjadi juara. Karena itu, Man United harus mengerahkan segenap kemampuan untuk menumbangkan Sevilla di Stadion RheinEnergie, Koln, Jerman.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)