MUNICH – Josep Guardiola telah diakui sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia saat ini. Dalam dunia sepakbola, Guardiola bahkan disebut sebagai sosok yang revolusioner perihal meramu taktik. Akan tetapi, bukan berarti Guardiola tak pernah lepas dari kesalahan.
Mantan Dokter Tim Bayern Munich, Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt, mengungkap sisi buruk yang dimiliki oleh Guardiola. Sebagaimana diketahui, pelatih berpaspor Spanyol itu pernah menangani Bayern pada medio 2013-2016.
Kala itu Guardiola ditunjuk untuk menggantikan posisi Jupp Heynckes. Dengan kata lain, Guardiola mewarisi skuad yang berhasil meraih treble winner. Meski ia tetap mempertahankan dominasi The Bavarian di Liga Jerman, namun Bayern selalu gagal merajai Eropa selama dipegang Guardiola.
Baca juga: Abaikan Rumor, Guardiola Berharap Messi Tetap Bertahan di Barcelona
Kendati demikian, Muller-Wohlfahrt tetap mengakui Guardiola sebagai sosok pelatih yang hebat. Sayangnya, ada satu hal yang ia tidak suka dari pria yang kini menjadi pelatih Manchester City tersebut, yaitu suka ikut campur.
Muller-Wohlfahrt tidak memungkiri bahwa dirinya terganggu dalam bekerja karena Guardiola kerap ikut campur masalah medis. Padahal, Muller-Wohlfahrt telah 40 tahun menjadi dokter tim di Bayern dan baru pada Juni 2020 memutuskan berhenti.
"Hanya saja saya tidak bisa tahan dengan kenyataan bahwa seorang pelatih muda, yang sangat sukses dan mungkin salah satu yang benar-benar besar, ikut campur dalam masalah medis dan merasa tahu segalanya lebih baik daripada saya," beber Muller-Wohlfahrt, mengutip dari Goal, Kamis (9/7/2020).