LONDON – Pesepakbola legenda asal Inggris, Lee Hendrie, mengaku beberapa kali mencoba bunuh diri setelah dinyatakan bangkrut pada 2012. Untungnya, percobaan bunuh diri yang sudah dilakukannya sebanyak lima sampai enam kali itu tak kunjung berhasil.
Lee Hendrie menjalani karier terbaiknya tatkala membela Aston Villa dari 1994-2007. Dalam kurun waktu tersebut, Lee Hendrie bermain apik untuk mengawal lini tengah The Villans –julukan Villa. Berkat performa impresif yang ditunjukkan bersama Villa, Hendrie pun berkesempatan membela Tim Nasional Inggris pada 1998.
(Lee Hendrie (kanan) saat membela Bandung FC pada 2011. (Foto: KORAN SINDO)
Saat membela Aston Villa, Hendrie bisa mendapatkan gaji sekira 30 ribu pounds atau sekira Rp543,8 juta tiap minggunya. Hanya saja, selepas 2007, karier sepakbola Lee Hendrie menurun.
Ia hanya membela tim-tim level kedua di Inggris saat itu seperti Leicester City, Sheffield United, Blackpool dan Bradford City. Bahkan pada 2011, pria yang kini berusia 42 tahun itu bergabung bersama salah satu klub Liga Primer Indonesia, Bandung FC.
BACA JUGA: Ribuan Tenaga Medis Diundang Saksikan Laga Bayern vs Inter
Imbas pendapatannya yang menurun, namun masih menjalani gaya hidup mewah membuat Lee Hendrie bangkrut. Akibatnya, sejumlah aset yang dimilikinya disita pemerintah Inggris karena tak sanggup membayar utang pada 2012. Kondisi itulah yang membuat Lee Hendrie melakukan upaya bunuh diri.