GDANSK – Pemain andalan Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Egy Maulana Vikri, mengungkapkan pengalaman unik saat berada di Polandia. Egy hampir ditangkap polisi karena latihan lari di luar rumah, saat aturan karantina wilayah tengah diberlakukan di Polandia.
Pengalaman unik itu dibagikan Egy saat berbicara dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Zainudin Amali. Egy berbagai pengalamannya di Polandia selama pandemi kepada Menpora, dalam live di instagram resmi Kemenpora, pada Minggu 10 Mei 2020.
Polandia adalah salah satu negara yang terkena dampak dari pandemi Virus Corona (COVID-19), sehingga memberlakukan aturan karantina wilayah. Egy yang sejak 2018 telah bergabung dengan klub Polandia, Lechia Gdansk, seharusnya mematuhi aturan tersebut.
BACA JUGA: Egy Maulana Vikri Jalani Puasa Selama 18 Jam Tiap Harinya
Namun, Egy melakukan latihan lari di luar rumah sesuai menu latihan yang diberikan klubnya. Gdansk memberikan menu latihan kepada setiap pemainnya untuk dilakukan di rumah, selama Liga Polandia 2019-2020 ditangguhkan karena pandemi ini. Akan tetapi, salah satu menu latihan itu justru memberikan Egy pengalaman unik.
“Waktu itu lagi lockdown (karantina wilayah), tetapi kami ada latihan yang diberikan ke masing-masing individu. Kemudian saya latihan lari. Pada saat itu, saya lari dan suasana di luar benar-benar sepi, tidak ada orang. Saat itu, saya bertemu polisi dan hampir ditangkap,” ujar Egy.
Sekarang situsi di Polandia sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya. Liga Polandia dikabarkan akan bergulir lagi mulai 29 Mei. Sebelumnya, Liga Jerman telah lebih dulu mengumumkan akan kembali menggelar pertandingan pada 16 Mei. Diharapkan semakin banyak liga-liga yang bisa menyelenggarakan pertandingan lagi, sehingga sepakbola dapat segera kembali ke kehidupan masyarakat dunia.
(Ramdani Bur)