ROMA – Bek Lazio, Patric, tidak setuju jika Liga Italia 2019-2020 dibatalkan. Patric tidak setuju karena Gli Aquilotti –julukan Lazio– menampilkan performa luar biasa musim ini sehingga berpeluang menjadi yang terbaik di Liga Italia 2019-2020.
Imbas virus corona, sejumlah kompetisi elite Eropa dibatalkan, ambil contoh Liga Belanda dan Liga Prancis. Liga Belanda membatalkan musim tanpa ada tim juara dan degradasi. Sementara Prancis menunjuk Paris Saint-Germain (PSG) sebagai juara dan menunjuk dua tim yang terdegradasi dan promosi.
(PSG dinobatkan sebagai juara Liga Prancis 2019-2020)
Keputusan di atas diambil karena pemerintah Belanda dan Prancis melarang penyelenggaraan event olahraga hingga September 2020. Karena itu, bagaimana dengan Liga Italia? Awal pekan ini, Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte sudah mengizinkan klub-klub Liga Italia untuk menggelar latihan di markas mereka masing-masing.
BACA JUGA: Liverpool Dapat Kabar Baik soal Keinginan Mereka Boyong Bintang Lazio Ini
Hanya saja, latihan digelar secara individu, bukan berkelompok. Rencananya baru pada 18 Mei 2020, sesi latihan bisa dilakukan secara berkelompok. Meski sudah menggelar latihan, tidak ada jaminan Liga Italia 2019-2020 dilanjutkan.
Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora, menjadi sosok yang pesimis Liga Italia 2019-2020 bisa dilanjutkan. Karena itu, Patric menolak opsi pembatalan musim, mengingat Lazio tampil impresif musim ini.
Sebelum kompetisi ditangguhkan di pekan ke-26, Lazio duduk di posisi dua dengan koleksi 62 angka, hanya tertinggal satu poin dari Juventus di puncak klasemen. Berhubung masih ada 12 pekan tersisa, segala kemungkinan masih bisa terjadi.
“Kami tidak akan menerimanya (jika musim dibatalkan). Ini adalah momen bersejarah bagi Lazio. Kami menjalani musim yang fantastis. Mereka (Lega Serie A) juga tidak bisa menentukan tim juara, mengingat masih ada 12 pertandingan tersisa,” kata Patric yang merupakan pemain jebolan akademi Barcelona, mengutip dari Football Italia, Rabu (6/5/2020).
(Fetra Hariandja)