Menyelesaikan peminjaman dari Swansea, pelatih Chelsea yang baru saat itu yakni Maurizio Sarri memiliki rencana untuk menjaga Abraham di Stamford Bridge. Tetapi, pada 31 Agustus 2018, ia ternyata harus mengalami peminjaman kembali selama satu musim ke Aston Villa yang mentas di ajang Divisi Championship.
Salah satu pencapaian apik Abraham bersama Aston Villa di awal musim adalah dinobatkan sebagai Player of the Month pada November. Pada bulan tersebut, ia sukses mencetak enam gol dalam empat penampilan. Lalu hingga pertengahan musim, Abraham telah mencetak 16 gol dalam 20 penampilan.
Performa apik membuat banyak spekulasi yang memungkinkan Abraham kembali dipanggil Chelsea, mengingat di saat yang bersamaan The Blues kekurangan penyerang tajam Namun, hal itu tidak terjadi dan Abraham tetap berada di Aston Villa hingga akhir musim. Selama berkarier di Aston Villa, ia membawa tim tersebut promosi ke Liga Inggris musim ini dan mencetak 26 gol dalam 40 penampilan.
Setelah masa peminjaman selesai, Abraham akhirnya benar-benar memperkuat Chelsea. Ia membuat penampilan perdananya musim ini sebagai pemain pengganti pada Piala Super Eropa melawan Liverpool. Akan tetapi, pada laga perdananya tersebut ia menuai banyak kontroversi akibat gagal dalam drama adu penalti, tetapi pada akhirnya Abraham mampu membuktikan diri.
Abraham mencetak gol perdana bersama Chelsea ketika ia mencetak dua gol dalam kemenangan tandang 3-2 atas Norwich City. Ia juga mencetak hattrick pertamanya di Chelsea untuk kemenangan 5-2 atas Wolverhampton Wanderers. Hingga kini Abraham terus menunjukkan performa apiknya hingga menjadi salah satu daya gedor andalan Chelsea pada saat ini. Terbukti saat ini Abraham berstatus sebagai top skor Liga Inggris dengan koleksi delapan gol.
(Bagas Abdiel)