AMSTERDAM – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Belanda, Ronald Koeman, mengaku tidak terkejut melihat Matthijs de Ligt hanya menjadi penghuni bangku cadangan di Juventus. Namun, jika kondisi itu terus berlanjut hingga Oktober 2019, pemain berusia 20 tahun tersebut akan kehilangan tempat di Der Oranje.
Nama Matthijs de Ligt memang tidak tertera di susunan 11 awal Juventus kala menumpas Parma 1-0 akhir pekan lalu. Padahal, pemain berkebangsaan Belanda itu rutin dimainkan sebagai starter pada laga-laga pramusim setelah merampungkan transfer pada awal Juli 2019.
Baca juga: Legenda Belanda Kaget De Ligt Dijadikan Cadangan di Juventus
Ronald Koeman mengaku maklum melihat Matthijs de Ligt berada di bangku cadangan karena kehebatan duet bek sarat pengalaman, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Namun, jika kondisinya terus begitu, maka pemain kelahiran Leiderdrop itu akan kehilangan ritme permainan.
“Saya berbicara dengan Matthijs dua pekan lalu. Dia mengaku masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan permainan dan cara Juventus bertahan. Saya tidak khawatir. Seseorang dengan kualitas seperti dirinya akan bermain di banyak pertandingan dan menjadi starter. Statusnya tidak diragukan lagi untuk timnas,” ungkap Ronald Koeman, dinukil dari Football Italia, Selasa (27/8/2019).
“Bagaimana pun juga, jika dia masih di bangku cadangan hingga Oktober, dia bisa kehilangan ritme permainan. Itu adalah sesuatu yang harus saya pertimbangkan,” imbuh pelatih berusia 56 tahun itu.
Matthijs de Ligt merupakan andalan Timnas Belanda di lini belakang bersama bek asal klub Liverpool, Virgil van Dijk. Jika terus menjadi cadangan di Juventus, bukan mustahil tempatnya akan digusur bek lain yang rutin bermain di klub seperti Nathan Ake atau Stefan de Vrij.
(Fetra Hariandja)