Karier Emas Platini Dinodai Kasus Korupsi yang Menimpanya

Hendry Kurniawan, Jurnalis
Sabtu 27 Juli 2019 15:04 WIB
Platini saat menjabat presiden UEFA. (Foto: Sky Sports)
Share :

Ketika menjabat sebagai Presiden Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) dalam kurun waktu 2007-2015, Platini membuat sejumlah kebijakan positif, seperti mengubah format kompetisi Liga Champions dan Liga Eropa, melarang kebijakan transfer pemain di bawah usia 18 tahun, dan menambah jumlah kontestan Piala Eropa dari 16 menjadi 24 tim.

Atas kebijakan-kebijakan yang dibuatnya tersebut, Platini pun sempat menjadi favorit untuk menduduki jabatan Presiden FIFA, menggantikan Sepp Blater. Kendati begitu, Platini bersama dengan Blatter justru terlibat dalam kasus korupsi pada 2015. Blatter dituduh menandatangani kontrak ‘tidak menguntungkan’ untuk FIFA .

Ia dituduh memberikan uang kepada presiden UEFA, Michel Platini agar Blatter kembali terpilih sebagai Presiden FIFA. Selain itu, Platini juga dituduh menerima uang untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Kondisi tersebut membuat Platini pada akhirnya dihukum tidak boleh berkecimpung di dunia sepakbola selama delapan tahun lamanya. Tapi, hukuman tersebut kemudian diringankan menjadi enam tahun.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya