BOSTON – Pertandingan tur pramusim yang menyajikan antara Sevilla melawan Liverpool di Stadion Fenway Park, Amerika Serikat (AS), berakhir dengan situasi yang kurang menyenangkan. Meski laga itu usai dengan skor 2-1 untuk kemenangan Sevilla, namun ada kejadian yang kurang mengenakan yang terjadi ketika pertandingan menyisakan 14 menit lagi.
Kejadian itu adalah ketika pemain Sevilla, Joris Gnagnon, melakukan tekel keras atau tepatnya tendangan ke arah kaki dari bek muda Liverpool, Yasser Larouci. Tekel itu pun membuat kesakitan hingga membuat Larouci tersungkur ke tanah. Sontak para pemain Liverpool pun melakukan protes keras ke wasit dan Gnagnon langsung diberikan kartu merah.
Baca Juga: Liverpool Kalah 1-2 dari Sevilla, Milner Bahas Tekel Horor Gnagnon
"I would like to publicly apologise to Liverpool, the family of the player and the supporters. It was a heinous act on my part for whatever reason and should not be seen on a football field. All my prayers are with the player and the family" https://t.co/kdIhNX5Aqv
— Sevilla FC (@SevillaFC_ENG) 22 Juli 2019
Kini, Larouci masih dalam perawatan usai mendapatkan tekel keras dari Gnagnon. Apa yang dilakukan Gnagnon pun langsung mendapatkan kecaman dari berbagai pihak, khususnya dari para pemain Liverpool.
Gnagnon sendiri sebenarnya sudah merasa bersalah dan telah menyampaikan permintaan maaf kepada pihak Larouci. Permintaan maaf itu ia sampaikan melalui media sosial pribadinya.
Dalam pernyataan Gnagnon tersebut, ia meminta maaf kepada segala pihak, baik kepada Larouci, mau pun kepada pihak Liverpool dan para pendukung klub itu. Gnagnon merasa kejadian tersebut seharusnya tak terjadi. Kini, Gnagnon hanya berharap Lacouri bisa sembuh dengan sesegera mungkin.
“Saya ingin meminta maaf secara publik kepada Liverpool, keluarga pemain (Larouci), dan para pendukungnya. Itu (tekel keras yang dilakukan Gnagnon) adalah tindakan keji yang saya lakukan, apapun alasannya. Seharusnya hal seperti itu tak terjadi di lapangan sepakbola. Segala doa saya panjatkan untuk sang pemain dan keluarganya,” tulis Gnagnon di twitter pribadinya, @Gnagnon_39, Senin (22/7/2019).
(Rivan Nasri Rachman)