LAHIR di keluarga kurang mampu membuat George Weah bertekad untuk memperbaiki hidupnya lewat sepakbola. Lelaki kelahiran Monrovia, Liberia, pada 1 Oktober 1966 itu juga harus menerima fakta pahit, yakni perceraian keluarga ketika usianya masih muda.
George Weah terlahir di Distrik Clara Town yang merupakan salah satu kawasan paling kumuh dan terbelakang di Liberia. Ayah kandungnya, William Weah, berprofesi sebagai mekanik, sementara ibunya Anna Quayeweah adalah seorang pedagang.
William dan Anna sepakat untuk bercerai ketika George Weah masih bayi. Ia lantas dibesarkan oleh sang nenek dari pihak ayahnya, Emma Klonjlaleh Brown, yang seorang penganut Kristiani taat. Weah diketahui memiliki tiga orang saudara, yakni William, Moses, dan Wolo.
Selain membesarkan George dan tiga saudaranya, Emma juga turut mengasuh sembilan anak lainnya. Meski begitu, berkat sang nenek, George Weah mampu mengenyam pendidikan hingga setara Sekolah Menengah Atas (SMA) meski tidak tamat.