“Saya yakin dia pantas mendapat kepercayaan, bukan karena saya mengatakannya, tetapi rekam jejaknya sudah berbicara. Dia adalah seorang gentleman. Soal dia bermain atau tidak, semuanya akan saya putuskan nanti,” imbuh pelatih berusia 47 tahun itu.
Mantan juru taktik Paris Saint-Germain (PSG) itu juga enggan memberi bocoran soal siapa-siapa saja yang akan diturunkan. Emery mengaku akan berbicara terlebih dahulu dengan para pemain serta melihat kesiapan mereka dalam latihan terakhir sebelum mengambil keputusan.
Arsenal punya rekor yang cukup jelek di final kompetisi Eropa. Mereka empat kali kalah dalam lima partai final. Di sisi lain, Unai Emery adalah jagoan di Final Liga Eropa. Ia pernah meraih trofi tersebut dalam tiga kesempatan beruntun bareng Sevilla, pada 2013-2016.
(Fetra Hariandja)