“Ini adalah skandal bahwa ia tidak bisa main karena hal tersebut, ia bekerja keras sepanjang musim dan bisa datang ke final karena alasan politik. Kami semua sedih akan hal itu (asbennya Mkhitaryan),” ujar Leno, melansir dari laman Kicker, Selasa (28/5/2019).
Arsenal sendiri dalam pernyataan resmi klub sudah mengajukan protes kepada Federasi Sepakbola Eropa (UEFA). Meski berat melepas Henrikh Mkhitaryan, The Gunners paham alasan di balik keputusan sang pemain untuk absen.
Absennya Henrikh Mkhitaryan sudah diprediksi karena sang pemain juga tidak tampil di laga tandang pada fase grup ke markas Qarabag FC, Oktober 2018. Sempat disebut bakal bermain, pemain berusia 30 tahun itu akhirnya memutuskan untuk kembali absen.
(Fetra Hariandja)