Rivaldo lahir dalam kondisi ekonomi yang cukup parah dan memiliki pendidikan sangat minim di daerah kumuh Favela Brasil. Saking sulitnya, untuk mendapat makanan yang layak merupakan sesuatu yang cukup langka bagi Rivaldo kala itu.
Karena tingkat kemiskinan yang begitu tinggi, Rivaldo bahkan pernah mengalami kekurangan gizi. Kondisi tubuh yang tidak menerima cukup asupan, sempat membuat gigi Rivaldo rontok akibat mengalami pembusukan. Kekurangan gizi yang sangat kronis membuat kehidupan Rivaldo kecil amat sengsara.
Akan tetapi, di tengah berbagai kesulitan itu Rivaldo kecil tidak pernah mengubur mimpinya untuk menjadi pemain sepakbola. Dengan sedikit paksaan dan tekad yang kuat, Ia pun akhirnya bisa keluar dari masa sulit itu dan hingga menjadi salah satu legenda sepakbola saat ini.
(Ramdani Bur)