KESUKSESAN Alexis Sanchez di dunia sepakbola tak pernah membuatnya melupakan tanah kelahirannya, Cile. Rasa cintanya dengan Cile, khususnya Kota Tocopilla, kerap ditunjukkan dengan berbagai cara, mulai dari hal-hal sederhana hingga yang terbilang luar biasa.
Kesibukannya menjalani karier di sepakbola Eropa tak pernah membuat Sanchez lupa untuk menghampiri tanah kelahirannya. Pemain berusia 30 tahun itu pun selalu menyempatkan waktunya di sela-sela jadwal pertandingan yang begitu padat untuk pulang kampung ke Cile. Rutinitas ini pun selalu dilakukannya paling sedikit dua kali dalam setahun. Ia mengunjungi rumah lamanya.
Kepulangan Sanchez ke Cile pun selalu membuahkan dampak positif untuk orang-orang sekompatriotnya. Menurut saudara laki-laki Sanchez, Humberto, pemain yang kini memperkuat Manchester United itu selalu memberi hadiah Natal kepada anak-anak yang mengalami nasib serupa dengannya saat masih kecil. Mulai dari mainan hingga bola, ia berikan secara cuma-cuma di hari yang spesial tersebut.
Tak hanya itu, rasa cinta Sanchez terhadap Cile juga terlihat jelas ketika negara kelahirannya diterpa musibah dahsyat. Pada 2007, gempa bumi besar mengguncang negara yang terletak di Amerika Selatan itu. Getaran gempa berskala 7,7 skala Richter (SR) telah membuat bangunan di sana luluh lantak.