2. Rekor Buruk Mourinho dalam Beberapa Tahun Terakhir
Dari sederet alasan sebelumnya, alasan kali ini jadi yang paling penting. Tren negatif Mourinho saat menangani tim dalam beberapa tahun terakhir dinilai menjadi faktor krusial yang membuatnya tak boleh lagi melatih Madrid.
Karier yang cemerlang memang berhasil ditorehkan Mourinho di masa lalu. Ia dapat mengantarkan berbagai tim merengkuh trofi sebanyak-banyaknya di setiap musim. Tetapi, kondisinya kini sudah tak lagi sama. Kemampuan Mourinho dalam menangani tim terus menurun. Sejak 2010, ia tak bisa membantu tim yang ditanganinya meraih gelar juara di ajang Liga Champions.
Tak hanya itu, untuk gelar juara liga domestik, Mourinho juga tak memiliki catatan yang apik dalam beberapa tahun terakhir. Gelar liga terakhirnya diraih pada 2015 bersama Chelsea. Sementara di luar domestik, ia hanya bisa membawa tim meraih gelar juara di Liga Eropa. Hal itu terjadi di Man United pada 2017. Kondisi inilah yang perlu dipertimbangkan dengan baik oleh Madrid. Sebab, tujuan mereka mencari pelatih baru adalah memperbaiki performa yang buruk dan kembali merengkuh berbagai trofi.