MADRID – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, menyesali absennya Sergio Ramos pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018-2019. Absennya sang kapten tak lepas dari hukuman akumulasi kartu kuning yang diterima Ramos dari laga leg pertama.
Absennya Ramos pun terbilang dilakukan secara sengaja. Pemain berposisi bek tengah itu mengaku sengaja mendapatkan kartu kuning di laga leg pertama karena dirinya ingin terbebas atau bersih dari kartu saat menjalani fase berikutnya.
Akan tetapi, situasi tersebut menjadi bumerang. Alih-alih merasa percaya diri bakal lolos ke perempatfinal, Madrid justru terpeleset. Absennya Ramos pun membuat lubang besar di sisi pertahanan Los Blancos –julukan Madrid.
Meski pada leg pertama Madrid menang dengan skor 2-1, tetapi pada leg kedua mereka tak mampu berbuat banyak. Bermain di hadapan publik sendiri, Santiago Bernabeu, Rabu (6/3/2019) dini hari WIB, Luka Modric dan kawan-kawan takluk dengan skor telak 1-4.
Baca juga Sergio Ramos Teramat Penting bagi Real Madrid
Alhasil, kedudukan tersebut membuat Madrid tersingkir di babak 16 besar. Kepercayaan diri Ramos untuk bisa bermain membela Madrid di perempatfinal pun harus sirna. Belum lagi, karena pengakuan Ramos, ia pun mendapat hukuman dari UEFA absen di satu laga lagi pada kompetisi Eropa berikutnya.
Solari pun tak menyangkal absennya Ramos membuat pertahanan Madrid sedikit rapuh. Namun, ia juga tak ingin menyalahkan Ramos atas tindakan yang telah ia buat.
“Kami tidak ingin berbicara buruk tentang para pemain kami. Tetapi, jelas kami merindukan kapten kami,” ungkap Solari, mengutip dari Football Espana, Rabu (6/3/2019).
(Ramdani Bur)