“Pertandingan ini sangat spesial, bukan hanya untuk saya saja, tapi juga pemain lainnya dan klub. Seperti yang pelatih bilang, laga nanti akan berat, tapi kami ingin tetap berada di kompetisi ini,” sambung pemain berusia 32 tahun tersebut.
“Kami memang belum terlalu tahu kekuatan mereka, tapi itu normal saja. Saya selalu bilang, kami harus percaya diri dengan kemampuan sendiri, memperlihatkan jati diri kami, dan mengerjakan apa yang harus dilakukan untuk memenangi pertandingan,” imbuhnya.
Persija sendiri harus melalui jalan terjal untuk bisa lolos ke fase babak grup Liga Champions Asia 2019. Sebab jikalau menang atas Newcastle, skuad Macan Kemayoran –julukan Persija– sudah ditunggu tim kuat lainnya, yaitu Kashima Antlers, yang merupakan peraih peringkat empat di Piala Dunia Klub tahun lalu.
(Ramdani Bur)