MILAN – Jelang ditutupnya bursa transfer musim dingin 2019, Inter Milan nyatanya siap untuk melepas salah satu pemain mereka, Ivan Perisic. Pasalnya, Perisic sendiri yang meminta untuk dijual, sehingga pihak klub tak bisa menahannya. Hal itu disampaikan langsun oleh CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta.
Marotta menjelaskan bahwa pihak klub harus mendengarkan permintaan dari para pemain. Jika seorang pemain sudah tidak betah berada di klub, maka mereka harus bersedia melepasnya. Kendati begitu, Marotta menegaskan bahwa Inter hanya akan melepas Perisic jika ada penawaran yang cocok.
(Baca juga: Inter Milan Pinjam Cedric Soares dari Southampton)
“Kami harus hidup dengan situasi yang dimiliki banyak klub dalam periode ini, yaitu pemain yang menyatakan keinginan mereka untuk hengkang. Kami mendengarkan pemain, ia memiliki keinginan ini. Kami ingin membuatnya bahagia, namun juga harus mempertimbangkan apa yang terbaik untuk kami. Sejauh ini, belum ada penawaran yang cocok, jadi kami akan menunggu," ungkap Marotta, menyadur dari Express, Senin (28/1/2019).
Sejauh ini, Perisic santer dihubungkan dengan salah satu klub Liga Inggris, Arsenal. Klub berjuluk Meriam London itu bahkan dikabarkan telah memiliki kesepakatan personal dengan Perisic. Kendati begitu, Inter hanya ingin melepas Perisic jika ada klub yang ingin membeli secara permanen atau meminjam dengan kewajiban membeli di akhir musim.
Tanda-tanda Perisic sudah tidak betah di Inter sebenarnya semakin jelas. Pada pertandingan teranyar Inter, yakni melawan Torino, Perisic tidak dimainkan dan hanya menjadi penghias bangku cadangan. Apabila Perisic pada akhirnya hengkang, Inter telah menyiapkan penggantinya, yaitu Rodrigo de Paul dari Udinese.
(Fetra Hariandja)