“Ini (berduel melawan Henry sebagai pelati) terasa aneh, karena kami menghabiskan banyak waktu bersama. Kami bermain, kami menang, kami kalah bersama di tim yang sama,” jelas Vieira, seperti dilaporkan oleh Goal, Rabu (16/1/2019).
“Pada saat mengawali karier sebagai pemain, dia berada di Monaco dan saya di Cannes. Kami selalu dekat satu sama lain. Ini cukup lucu bahwa ini merupakan pekerjaan pertama kami melatih di (Liga) Prancis,” sambungnya.
“Saya pikir kita berdua sama-sama menantikan pertemuan ini. Ini tidak pernah terbayangkan bahwa kami akan menjadi pelatih, dia di Monaco dan saya di Nice dan bermain melawan satu sama lain,” tuntas pelatih berusia 42 tahun tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)