Perjuangan yang sama pun juga ditunjukkan Timnas Indonesia U-19 era sekarang. Pasalnya, Timnas Indonesia U-19 harus berjuang keras untuk lolos dari Grup A Piala Asia U-19 2018. Sebab, meskipun bisa menang besar dengan skor telak 3-1 atas Taiwan di pertandingan pertama. Akan tetapi, hal sebaliknya justru terjadi pada pertandingan kedua lawan Qatar.
Hal itu dikarenakan tim asuhan Indra Sjafri itu harus kalah dengan skor tipis 5-6 dari Qatar. Meskipun begitu, perjuangan Timnas Indonesia U-19 di pertandingan itu patut diapresiasi, sebab sebelumnya tertinggal 1-6 dahulu dari Qatar sebelum membuat tambahan empat gol.
Kemudian pada pertandingan hidup mati kontra UEA yang baru saja usai tadi, Timnas Indonesia U-19 pun harus berjuang keras selama 90 menit pertandingan berjalan, khususnya pada babak kedua. Bagaimana tidak, pada awal babak kedua tim asuhan Indra Sjafri itu harus bermain dengan 10 orang akibat Nurhidayat mendapatkan kartu kuning kedua dari wasit.
Patut disyukuri, para pemain Timnas Indonesia U-19 bisa mempertahankan keunggulan satu gol atas UEA, yang tercipta di babak pertama melalui aksi Witan Sulaeman (23’). Gol dari Witan itu pun membuat Timnas Indonesia U-19 bisa mengulang prestasi 40 tahun silam pada saat ini.
(Andika Pratama)