JAKARTA – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengakui bahwa tiga gol cepat milik Qatar membuat anak asuhnya merasa down. Pasalnya ketiga gol cepat milik Qatar itu terjadi ketiga laga belum memasuki menit ke-25.
Gol pertama Qatar terjadi pada menit ke-10 melalui aksi Hashim Ali A Ali yang dilanjutkan Abdulrasheed Umaru pada menit 14 dan Mohammed Qaad Albayati pada menit ke-23. Situasi ini diakui membuat mental Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan menjadi down.
Akan tetapi, Indra tidak ingin bahwa kekalahan mereka pada laga tersebut dibiarkan begitu saja. Ia mengatakan bahwa kesalahan terjadi bukan karena masalah tim, tetapi dari pemain individu yang panik dalam menghadapi situasi bertahan satu lawan satu. Ia pun mengharapkan bahwa masalah yang mereka alami tersebut dapat diatasi. Baik dari sisi mental maupun kinerja para pemain bertahannya.
“Apa yang terjadi hari ini akan dibenahi besok. Tapi apa yang kami benahi adalah ada beberapa indiviual error yang sebenarnya sudah kami beri masukan kepada mereka untuk jangan terlalu (nafsu), harus sabar dalam menghadapi situasi satu lawan satu,” ucap Indra dalam konferensi pers seusai laga.
Baca juga: Indra Sjafri Ungkap Masalah Psikologis Jadi Penyebab Kekalahan Timnas Indonesia U-19
“Jadi tadi bukan defensif-nya yang bermasalah, tapi individual defend-nya yang bermasalah,”
Harusnya bisa diamankan dengan mengeluarkan bola tapi malah pemain terlalu percaya diri dan dia gagal kontrol (bola). Gol pertama pun terjadi. Gol kedua hampir sama, (yang bermula dari) kesalahan kita yang dimanfaatkan mereka. Gol ketiga juga begitu,” tambahnya.
“Tiga gol itu buat mereka down di babak pertama, sebagai pelatih kita membangkitkan mereka dan mengatakan tidak ada yang tidak mungkin, kita lakukan perbaikan yang tepat dan ada empat gol di babak kedua,” lanjutnya.
Meski begitu Timnas Indonesia U-19 mampu bangkit walaupun harus menerima kekalahan dari Qatar dengan skor 5-6. Pada laga terakhir, skuad Garuda Nusantara –julukan Timnas Indonesia U-19- akan bertemu UEA yang akan menjadi laga penentu posisi Grup A Piala Asia U-19.
(Fetra Hariandja)