Ia menambahkan sepakbola merupakan permainan satu tim, maka semangat individu tak perlu ditonjolkan.
“Jangan semangat individunya yang ditonjolkan, tapi semangat tim yang ditonjolkan,” tegas pelatih 55 tahun ini.
Menurutnya, mengandalkan satu individu akan berakibat fatal seperti halnya yang terjadi pada Portugal dan Argentina di Piala Dunia 2018. Langkah kedua negara besar itu sudah terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2018.
“Sepakbola tidak bisa hanya satu individu saja. siapa tidak kenal Messi Ronaldo tapi tetap gugur juga. Karena hanya mengandalkan satu individu,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)