Indra Sjafri Tak Ingin Nasib Argentina dan Portugal di Piala Dunia 2018 Dialami Timnas Indonesia U-19

Avirista Midaada, Jurnalis
Sabtu 07 Juli 2018 11:59 WIB
Indra Sjafri pelatih Timnas Indonesia U-19. (Foto: Avirista Midaada)
Share :

SIDOARJO – Penampilan meyakinkan Timnas Indonesia (Timnas) U-19 di dua laga terakhir kontra  Singapura U-19 dan Filipina U-19 disinyalir tak lepas dari peran dua pemain yakni Todd Rivaldo Ferre dan Saddil Ramdani. Kedua pemain itu mampumelepas kebuntuan Garuda Nusantara -julukan Timnas Indonesia U-19.

Akan tetapi, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, langsung kesal saat ditanya bergantung kepada dua pemain itu.“Itu kelemahan kita, media selalu mengkulturkan itu,” ujar Indra.

“Sebagai pelatih usia muda harus berani memberikan kesempatan bermain ke pemain yang lain. Tidak adil jika hanya itu-itu saja yang dimainkan,” tambahnya.

Indra menegaskan dirinya tak mengandalkan satu atau dua pemain saja, melainkan seluruh tim diberikan porsi yang sama.

BACA JUGA: Rotasi Pemain Kembali Dilakukan saat Timnas Indonesia U-19 Hadapi Vietnam

“Ini permainan tim. Saya harus bisa membina satu tim. Saya tidak tergantung Saddil, Todd, atau Egy. Kita satu tim. Semangat sepakbola adalah semangat satu tim. Itu yang harus dimunculkan,” bebernya.

Ia menambahkan sepakbola merupakan permainan satu tim, maka semangat individu tak perlu ditonjolkan.

“Jangan semangat individunya yang ditonjolkan, tapi semangat tim yang ditonjolkan,” tegas pelatih 55 tahun ini.

Menurutnya, mengandalkan satu individu akan berakibat fatal seperti halnya yang terjadi pada Portugal dan Argentina di Piala Dunia 2018. Langkah kedua negara besar itu sudah terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2018.

“Sepakbola tidak bisa hanya satu individu saja. siapa tidak kenal Messi Ronaldo tapi tetap gugur juga. Karena hanya mengandalkan satu individu,” pungkasnya.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya