MILAN – Sebagai salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada dalam sejarah, Ricardo Kaka mengungkapkan bahwa masa-masa terbaiknya adalah ketika ia membela AC Milan. Namun demikian, Kaka membeberkan bahwa momen yang membuatnya mendapat pelajaran berharga adalah kala Milan tumbang di final Liga Champions 2004-2005.
Pada laga final tersebut Milan berhadapan dengan salah satu tim besar Inggris, Liverpool. Saat itu, dapat dikatakan Milan tengah dihuni oleh para pemain terbaik, dari mulai sector penjaga gawang hingga penyerang. Terbukti, di babak pertama tim berjuluk Il Diavoloroso itu langsung unggul 3-0, melalui gol cepat Paolo Maldini dan dua lainnya dari Hernan Crespo.
(Baca juga: 11 Comeback Paling Dramatis di Liga Champions)
Keunggulan tersebut nyatanya membuat para pemain Milan jemawa akan segera merengkuh gelar juara. Bagaimana tidak, pada saat jeda para pemain Milan sudah bersorak-sorai, seolah pertandingan telah berakhir. Namun, petaka datang di babak kedua kala Liverpool mampu menyamakan kedudukan hanya dalam jangka waktu enam menit. Milan pun pada akhirnya tumbang di babak adu penalti.