5 Penyerang Terburuk di Dunia saat Ini, Nomor 1 Pemain Madrid

Djanti Virantika, Jurnalis
Senin 05 Februari 2018 18:38 WIB
Karim Benzema. (Foto: Reuters)
Share :

TAMPIL di lini depan sebuah tim sepakbola mungkin menjadi peran yang paling istimewa bagi setiap pemain. Pasalnya, posisi tersebut begitu krusial karena menentukan masa depan setiap klub yang dibelanya.

Mengisi posisi krusial, setiap striker atau penyerang pun didesak untuk selalu menunjukkan penampilan yang apik dan juga konsisten. Hal tersebut sangat diperlukan agar bisa memastikan kemenangan bagi tim di setiap pertandingan.

Karena itu, penampilan striker akan selalu menjadi sorotan banyak orang. Jika tampil apik, mereka dipastikan akan mendapat sanjungan tanpa henti dari orang-orang. Kritik bertubi-tubi juga pasti diterima setiap striker yang tampil buruk.

Striker-striker klub papan atas dunia pasti telah merasakan hal tersebut. Mendapat kritik tajam sudah bukan hal yang asing jika mereka tampil mengecewakan. Terlebih, jika penampilan buruk itu terus-menerus diperlihatkannya.

Ada beberapa striker yang terus menunjukkan penampilan buruknya. Kali ini, Okezone pun akan membahas striker-striker yang masuk kategori tersebut. Berikut lima penyerang terburuk di dunia, sebagaimana dikutip dari Sportskeeda, Senin (5/2/2018).

5. Andy Carroll

Nama striker asal Inggris, Andy Carroll, masuk kategori ini. Kemampuan yang kurang apik terus ditunjukkannya saat memperkuat lini depan tim yang dibelanya. Berbagai kritik pun terus dilontarkan kepada Carroll karena penampilannya yang dinilai buruk.

Karena itu, Liverpool pun memutuskan untuk menjual Carroll ke West Ham United setelah kontraknya habis pada 2013. Mendatangkan Carroll ke Anfield Stadium pun dianggap sebagai keputusan fatal yang pernah dilakukan Liverpool.

Andy Carroll. (Foto: Sportskeeda)

Terlebih, dana besar harus dikeluarkan tim berjuluk The Reds itu untuk memboyong Carroll. Mereka memberi mahar 36 juta poundsterling atau sekira Rp687 miliar untuk dapat mengeluarkan Carroll dari Newcastle.

Setelah resmi diboyong West Ham, penampilan Carroll tak juga menunjukkan perubahan. Bahkan, penampilan pemain berusia 29 tahun itu terus mengalami kemunduran. Sepanjang musim 2017-2018, Carroll baru menyumbangkan dua gol dari 14 pertandingannya di seluruh kompetisi. Untuk seorang striker papan atas sepakbola Inggris, hasil itu tentu sangatlah buruk.

4. Vincent Janssen

Di urutan selanjutnya ada nama striker asal Belanda, Vincent Janssen. Penampilan apik pernah ditorehkannya sebelum bergabung ke Tottenham Hotspurs pada 2016. Tampil bersama klub AZ Alkmaar, Janssen mencetak 31 gol dalam 49 pertandingan di semua kompetisi musim 2015-2016.

Dengan penampilannya yang memukau, Tottenham pun kepincut untuk memboyongnya ke Stadion Wembley dengan harapan bisa membuat tim menjadi lebih kuat. Namun kenyataannya, Tottenham mendapat hasil yang sangat berbeda.

Vincent Janssen. (Foto: Sportskeeda)

Diboyong pada musim panas 2016, Janssen baru bisa mencetak gol pertamanya bersama Tottenham pada Februari 2017. Dia mengakhiri musim perdananya bersama tim berjuluk The Lilywhites itu hanya dengan enam gol dari 35 penampilannya di semua kompetisi. Empat dari enam gol tersebut bahkan diciptakannya dari titik penalti.

Kecewa dengan musim perdananya yang begitu buruk, Tottenham pun memutuskan untuk meminjamkannya ke Fenerbahce. Di klub asal Turki itu, penampilan Janssen tak juga membaik. Ia hanya mencetak tiga gol dalam 12 pertandingannya.

3. Munir El Haddadi

Selanjutnya, ada nama pemain asal Spanyol, Munir El Haddadi. Penampilan Munir sempat dipertimbangkan oleh klub asal Spanyol, Barcelona, untuk bergabung ke tim utama. Ia pun akhirnya resmi bergabung ke tim utama Barcelona pada 2014.

Saat masuk ke tim utama Barcelona, Munir disebut-sebut akan menjadi pesaing Cristiano Ronaldo. Bahkan, dirinya dipercaya akan tampil lebih baik dari pemain berjuluk CR7 itu. Namun, hal yang diharapkan tak kunjung menjadi kenyataan.

Munir El Haddadi. (Foto: Sportskeeda)

Pasalnya, ia terus menunjukkan permainan yang buruk saat membela Barcelona. Blaugrana –julukan Barcelona– pun memutuskan untuk melepasnya. Ia telah dipinjamkan ke dua klub berbeda dalam dua musim ini. Pada musim 2016-2017, Haddadi dipinjamkan ke Valencia dan pada musim ini, dia bermain untuk Alaves.

Setelah bergabung ke Alaves, penampilan pemain berusia 22 tahun itu tak juga membaik. Ia hanya mencetak sembilan gol dari 24 penampilannya di semua kompetisi bersama Alaves. Torehan ini tentu tidak terlalu hebat untuk seorang penyerang Karena itu, kemampuan Haddadi pun terus dipertanyakan.

2. Michy Batshuayi

Di urutan kedua ada nama penyerang asal Belgia, Michy Batshuayi. Setelah bergabung bersama Chelsea pada 2016, Batshuayi langsung menunjukkan penampilan yang kurang apik. Ia hanya dapat mencetak sepuluh gol dari 24 penampilannya bersama Chelsea di semua kompetisi.

Jumlah tersebut tentu jauh dari harapan The Blues –julukan Chelsea. Setelah setahun bergabung dengan Chelsea, penampilan Batshuayi tak juga membaik, bahkan malah terus menunjukkan penurunan.

Michy Batshuayi. (Foto: Sportkeeda)

Pada musim lalu, dia hanya mencetak lima gol dari 20 penampilannya di semua kompetisi. Dengan kondisi ini, tim asuhan Antonio Conte itu pun memutuskan untuk meminjamkan Batshuayi ke Borussia Dortmund pada awal musim ini.

Penampilan yang baik ditunjukkannya saat bergabung bersama Dortmund. Dalam pertandingan perdananya bersama Dortmund, dia mencetak dua gol dan assist. Kondisi ini tentu harus dipertahankan Batshuayi jika ingin mempertahankan kariernya sebagai pesepakbola.

1. Karim Benzema

Di urutan pertama ada nama striker asal Prancis, Karim Benzema. Meski menunjukkan penampilan yang begitu buruk, nasib Benzema masih sangat bagus dibandingkan striker sebelumnya. Ia masih mendapat kesempatan untuk bermain di Real Madrid.

Bergabung sejak 2009, penampilan Benzema bersama tim berjuluk Los Blancos itu tak juga menunjukkan peningkatan. Benzema tak dapat mencetak banyak gol ke gawang lawan saat memperkuat Madrid.

Karim Benzema. (Foto: Sportskeeda)

Penampilan yang buruk juga ditunjukkan Benzema pada musim ini. Sepanjang musim 2016-2017 berjalan, pemain berusia 30 tahun itu baru mencetak enam gol dan lima assist di semua kompetisi bersama Madrid.

Dengan kondisi ini, Benzema pun tidak pernah mendapat kepercayaan penuh untuk memperkuat Madrid. Tanggung jawab yang besar untuk mencetak gol masih dipikul oleh striker andalan Los Blancos, Cristiano Ronaldo.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya