Memanfaatkan momentum, Ajax masih belum mengendurkan serangan. Pada menit 25 Hakim Ziyech mendapatkan peluang berhadapan satu lawan satu dengan kiper Lyon, Lopes. Kendati demikian, sepakannya masih bisa dihalau si penjaga gawang.
Ajax baru benar-benar membuka angka di menit 27 melalui Dolberg. Setelah melakukan kerjasama satu-dua dengan Amin Younes. Pemain berpaspor Denmark itu pun langsung berhadapan satu lawan satu dengan Lopes. Dolberg pun dengan mudahnya menceploskan bola ke dalam gawang dan membawa Ajax unggul 1-0 atas Lyon.
Selepas gol, Ajax bermain lebih santai. Kini giliran Lyon yang kembali menyerang. Namun, rapatnya pertahanan tim tamu membuat Lyon tidak dapat mengubah papan skor. Akhirnya tuan rumah pun mulai melepaskan sepakan jarak jauh, seperti yang dilakukan Tolisso di menit 40. Meski begitu, tendangannya masih melambung jauh.
Menit 45 Lyon mendapatkan tendangan penalti setelah Lacazette dijatuhkan di kotak terlarang oleh De Ligt. Lacazette yang mengeksekusi sendiri tendangan tersebut, berhasil mengecoh kiper Ajax dan membuat skor sama kuat 1-1.
Tidak mengendurkan serangan, Lyon kembali tancap gas memanfaatkan sisa waktu. Terbukti, satu menit berselang Lacazette kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan Nabil Fekir yang mengacak-acak pertahanan Ajax, Lacazette yang berada di depan mulut gawang dengan mudahnya menceploskan bola. Kini Lyon membalikkan keadaan 2-1 atas Ajax.