SERGIO Ramos bisa dibilang sebagai perusak mimpi Atletico Madrid. Bagaimana tidak, berkat dua golnya, Ramos berhasil menggagalkan mimpi Atletico meraih dua trofi Liga Champions pada 2013-2014 dan 2015-2016.
Pada final Liga Champions 2013-2014, Atletico berhadapan dengan Madrid yang di semifinal sukses menghancurkan Bayern Munich, sang juara bertahan. Los Colchoneros –julukan Atletico– yang bermain efektif unggul lebih dulu lewat Diego Godin pada menit 36.
Skor 1-0 bertahan hingga waktu normal 90 menit berakhir. Akan tetapi, Ramos hadir sebagai penyelamat Madrid di masa injury time. Menerima sepak pojok Luka Modric, Ramos dengan luar biasa menanduk bola untuk membobol gawang Atletico yang kala itu dikawal Thibaut Courtois. Skor berubah 1-1 dan membuat laga harus dilanjutkan ke babak tambahan 2 x 15 menit.