GAME ON! Babak grup Liga Champions bakal membuka tirainya pada Rabu 14 September dini hari WIB dan dari beberapa fixture, pertemuan Paris Saint-Germain (PSG) vs Arsenal akan menarik perhatian para penggila Liga Champions.
Beberapa fakta mengenai kedua tim terbilang unik jelang clash (bentrokan) dini hari nanti pada laga pembuka Grup A di Parc des Princes, Paris, Prancis. Selama 19 musim The Gunners (julukan Arsenal) tampil di Liga Champions dengan dinakhodai Arsène Wenger, baru kali ini mereka bersua PSG.
Setidaknya catatan sebelumnya “memihak” tim tamu, di mana Arsenal belum sekalipun pernah kalah dalam 12 kali bermain di Prancis (tujuh kemenangan dan lima imbang). Adapun terakhir kali mereka bertemu adalah 22 tahun lalu di pentas Piala Winners.
Kala itu, Arsenal menang 1-0 di semifinal leg kedua dan lolos ke final dengan keunggulan agregat 2-1, karena di leg pertama mereka berakhir imbang 1-1. Di musim 1993/1994 itu pula, Arsenal yang masuk final keluar sebagai juara setelah di final membekap Parma 1-0.
Di sisi lain partai ini bakal berkalang tekanan. Pressure atas pembuktian konsistensi mendera Wenger. Pasalnya dalam beberapa laga domestik, permainan dan hasil akhir yang didapat Arsenal terbilang labil.
Di matchday pertama Liga Inggris, mereka keok 3-4 dari Liverpool. Kemudian di pekan berikutnya ditahan imbang 0-0 oleh juara bertahan Leicester City. Sedangkan dua kemenangan mereka bungkus kala melawan Watford (3-1) dan Southampton (2-1).
Tekanan serupa juga melanda entraîneur (pelatih) PSG Unai Emery. Sempat menang di dua journée (pekan pertandingan) awal Ligue 1 (1-0 vs SC Bastia dan 3-0 vs FC Metz), PSG yang musim panas ini ditinggal Zlatan Ibrahimovic dan David Luiz, dibekuk 1-3 oleh AS Monaco dan draw 1-1 melawan Saint-Étienne.
Namun di lain pihak tantangan tersendiri juga dihadapi Wenger yang pada bursa transfer musim panas lalu, cukup aktif belanja pemain baru. Sebut saja Lucas Pérez, Shkodran Mustafi, Rob Holding, hingga Granit Xhaka.
Situasi serupa juga dihadapi Emery. Pascakehilangan Ibrahimovic yang pindah ke Manchester United dan David Luiz yang comeback ke Chelsea, Emery masih harus menguji beberapa joueur (pemain) anyar mereka, macam Jesé Rodríguez dan Gregorz Krychowiak.
Soal kondisi tim, Wenger bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya salah satu bek sentral andalan Laurent Koscielny, sudah bisa bergabung latihan lagi sejak Senin 12 September pagi waktu setempat, setelah sempat berbenturan dengan pemain Southampton.
Koscielny diyakini akan tetap berduet dengan bek baru Mustafi, sebagai alternatif akibat cederanya Per Mertesacker dan Gabriel Paulista. Di lini tengah, The Professor (julukan Wenger) hanya kehilangan Aaron Ramsey yang masih berkutat dengan masalah hamstring.
Di lini depan, Wenger bisa menaruh harapan ke pundak Olivier Giroud. Penyerang berpaspor Prancis ini sudah kembali bugar setelah diberi liburan ekstra pasca-Euro 2016 lalu. Ada kemungkinan pula Wenger akan langsung menjajal Lucas Pérez dengan ditopang Alexis Sánchez.
Tak ketinggalan, Wenger juga akan berharap banyak pada kiper senior Petr Cech untuk tetap mengawal gawang Arsenal tetap perawan. So far kiper internasional Republik Ceko itu punya catatan apik di pentas Eropa. Cech menorehkan 47 clean sheets di 111 laga Liga Champions – ketiga terbanyak setelah Edwin van der Sar (50) dan Iker Casillas (51).
Sedangkan di kubu tuan rumah, setidaknya Emery bisa menurunkan full-team dari skuad andalannya, kecuali kondisi défenseur (bek) Layvin Kurzawa yang diragukan tampil karena cedera ringan. Sisanya, Les Parisiens (julukan PSG) bisa menurunkan para punggawa utama, seperti Ángel di María, Thiago Silva, Marco Verratti, hingga Edinson Cavani.
Menyoal prediksi, hasil imbang nampaknya lebih banyak disebut-sebut oleh sejumlah pengamat sebagai hasil akhir pertemuan PSG vs Arsenal ini, kendati tuan rumah tentunya sangat menantikan pembalasan yang terpendam 22 tahun silam.
Dua Pertemuan Terakhir:
Winners Cup (29/3/1994): Paris Saint-Germain 1-1 Arsenal
Winners Cup (12/4/1994): Arsenal 1-0 Paris Saint-Germain
Prakiraan Susunan Pemain:
Paris Saint-Germain (4-3-3): Kevin Trapp; Marquinhos Corrêa, Thiago Silva, Thiago Motta, Thomas Meunier; Blaise Matuidi, Marco Verratti, Ángel di María; Hatem Ben Arfa, Lucas Moura, Edinson Cavani.
Arsenal (4-2-3-1): Petr Cech; Laurent Koscielny, Shkodran Mustafi, Héctor Bellerín, Nacho Monreal; Santiago Cazorla, Granit Xhaka; Alex Oxlade-Chamberlain, Mesut Özil, Alexis Sánchez; Olivier Giroud.