SAINT-DENIS - Penyerang Timnas Portugal, Eder, menjadi aktor di laga final Piala Eropa 2016 berkat gol tunggalnya ke gawang Prancis, Senin (11/7/2016) dini hari WIB. Berkat golnya tersebut, Seleccao das Quinas -julukan Portugal- berhasil meraih trofi Piala Eropa untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Meski demikian, Eder menilai gol tersebut bukan hanya berkat dirinya.
Eder mengakui gol tunggalnya ke gawang kiper Prancis, Hugo Lloris, sangatlah spesial. Betapa tidak, Portugal tidak mampu mencetak gol dalam 90 menit waktu normal. Gol baru lahir setelah 19 menit waktu tambahan.
Meski demikian, pesepakbola berusia 28 tahun itu enggan menyebut dirinya sebagai penyelamat tim. Menurutnya, gol tersebut terjadi bukan hanya berkat satu pemain, melainkan tim.
“Itu adalah gol yang sangat spesial, gol kemenangan. Itu adalah titik balik yang mampu mengakhiri kehebatan Lloris,” kata Eder, sebagaimana dimuat laman resmi UEFA EURO, Senin (11/7/2016).
“Tapi, itu adalah gol yang diciptakan dengan baik oleh tim. Semua pemain dalam tim memberikan usahanya dalam laga ini dan juga sejak Piala Eropa 2016 dimulai,” sambung penyerang Lille itu.
(Zanel Farha Wilda)