Sebab pada saat itu dikhawatirkan sang kiper lawan sudah melalukan bergerak menuju arah datangnya bola. Jadi pemain yang maju sebagai algojo harus menendang bola saat ia berlari. Tak hanya itu, semua pemain dari kedua tim juga tidak boleh memasuki kotak penalti. Praktis hanya wasit, penendang penalti serta penjaga gawang saja yang ada di kotak 16.
Jika para pemain dari kedua tim ada yang melanggar aturan penalti, juga ada peraturannya sendiri.
Pertama adalah bagi tim yang mendapatkan hadiah penalti. Jika sang algojo atau rekan setimnya melakukan pelanggaran dan tendangan penalti itu masuk, maka wasit akan mengulang tendangan tersebut.
Kedua adalah bagi tim yang dihukum tendangan penalti. Jika sang penjaga gawang atau temannya melakukan pelanggaran dan penalti yang ditendang itu masuk, maka wasit akan mengesahkannya sebagai gol. Tetapi jika bola tersebut tidak masuk, sang pengadil akan mengulang tendangan penalti itu. Yang terakhir adalah jika kedua tim melanggar peraturan tendangan penalti, maka eksekusi tersebut harus diulang apapun hasilnya.
(Reza Wahyu Saputra)